Archive for September, 2007

Tiga Buah Pohon

Monday, September 24th, 2007

Grenadilla2

Ada sebuah kisah tentang tiga buah pohon

Pohon pertama bermimpi, jika suatu hari ia dipotong, dia ingin menjadi kotak penyimpan harta karun.

Pohon kedua bermimpi, jika suatu hari ia di potong, dia ingin menjadi kapal milik raja

Sedangkan pohon ketiga, dia bermimpi dia ingin menjadi pohon yang paling tinggi, sehingga orang-orang akan mengingat dia.Hingga suatu hari, tiba hari pemotongan itu.

Pohon pertama ternyata hanya dijadikan tempat makan ternak. Yaitu tempat jerami…
Pohon kedua ternyata hanya dijadikan kapal nelayan biasa.
Pohon ketiga begitu dipotong hanya dibiarkan teronggok begitu saja.
Nah selang beberapa waktu, ketiga pohon itu telah melupakan mimpi mereka. Dan inilah kisah dari pohon pertama :

>> kisah dari pohon pertama, datang seorang ibu kekandang tempat ternak dan tempat makanannya berada. Dan lahirlah bayi disitu, dan bayi itu ditempatkan ditempat jerami tersebut. Dan kayu itupun sadar, bahwa bayi itu lebih dari sekedar harta karun.

>>kisah dari pohon kedua, suatu hari perahu nelayan ini sedang melaut dan ternyata terjadi badai. Dia merasa bahwa tidak akan mungkin melampaui badai dan salah seorang penumpang berkata pada badai, “wahai badai berhentilah !!”
Dan kayu kedua pun sadar bahwa ternyata orang itu adalah raja diatas raja.

>>tiba pada pohon ketiga, akhirnya setelah bertahun tahun dibiarkan teroggok begitu saja, dia dibuat menjadi salip, dan orang yang membawanya di caci maki bahwa dilempari kotoran. Dan akhirnya dia dipancangkan setinggi mungkin.

Hikmah :
Bahwa Tuhan akan membuat mimpi kita menjadi kenyataan tapi mungkin, tidak sama persis dengan apa yang kita impikan , bisa jadi apa yang Tuhan wujudkan jauh lebih baik. Karena memang perencana yang paling baik adalah Tuhan

WANITA

Thursday, September 6th, 2007

WANITA

Bonnie

 

 

 

Ketika
Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam. Malaikat
datang dan bertanya “Mengapa begitu lama Tuhan ?”

Tuhan
menjawab :


 

 

Sudahkah
engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka ?”

Malaikat
itu takjub

Hanya
dengan dua tangan ?……impossible !”

Dua
tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari
plastik.setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digunakan dan
berfungsi baik untuk segala jenis masakan. Mampu menjaga banyak anak
pada saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit
hati dan keterpurukan…dan semua yang dilakukannya cukup dengan dua
tangan ini.

Dan
Itu model standart?”

Sudahlah
Tuhan, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk
menyempurnakannya.”

Oh…tidak,
SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan
favorit SAYA.”

O..yah,
dia juga akan mampu menyembuhkan diringa sendiri, dan bisa bekerja 18
jam sehari.”

Malaikat
mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan TUHAN itu.

Tapi
ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN?

Yah…SAYA
membuatnya lembut. Tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang
saya berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.

Dia
bisa berpikir ?” Tanya Malaikat

Tuhan
menjawab :

Tidak
hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi.”

Malaikat
menyentuh dagunya….

TUHAN,
ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh ! seolah terlalu
banyak beban baginya.

Itu
bukan lelah atau rapuh….itu air mata.”

Koreksi
TUHAN

Untuk
apa ?” Tanya Malaikat

TUHAN
melanjutkan :

Air
mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan,
kegalauan, cinta kesedihan, penderitaan dan kebanggaan.”

Luar
biasa, ENGKAU jenius TUHAN.” Kata Malaikat.

Engkau
memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaan MU ini akan sungguh
menakjubkan !”

Ya
mesti !”

Wanita
ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi
beban bahkan melebihi laki-laki.”

Dia
mampu menyimpan beban dan pendapatnya sendiri.

Dia
mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.

Mampu
menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat
ketakutan.

Dia
berkorban demi orang yang dicintainya.

Mampu
berdiri melawan ketidakadilan.

Dia
tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.

Dia
menerjunkan dirinya untuk keluarganya.

Dia
membawa temannya yang sakit untuk berobat.

Cintanya
tanpa syarat

Dia
menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.

Dia
girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa.

Dia
begitu bahagia mendengar kelahiran.

Dia
tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya
ada satu hal yang kurang dari wanita.

Dia
lupa betapa berharganya dia

Sampaikan
ini kepada wanita di sekeliling kita

Ingatkan
mereka, karena terkadang mereka perlu diingatkan

Kenang
kenangan kuliah filsafat ilmu

(Oleh
Dr.Rizal Muntasyir)

Diberikan
Kepada

Agus
Pramono Setiawan

Sebagai
anggota kajian filsafat

**makasih buat kakakku

10 Bidang Di Mana Orang Memiliki Perbedaan

Sunday, September 2nd, 2007

10 Bidang Di Mana Orang Memiliki Perbedaan

1 Ekstrovert lawan Introvert:

Yang ekstrovert senang kerumunan orang banyak sementara yang introvert lebih suka melewatkan waktunya sendirian atau dengan seorang teman dekat.

Yang ekstrovert bersemangat karena adanya orang-orang sementara yang introvert bisa jadi terkuras enerjinya karena adanya orang-orang.

2 Pelaku atau Pengamat:

Para pelaku berani mengambil risiko; kalau melihat peluang mereka ingin segera memanfaatkannya sebelum terlambat.

Para pengamat lebih hati-hati. Mereka suka memeriksa segalanya terlebih dulu sebelum mengambil keputusan.

3 Yang memberikan garis besar atau Yang memberikan rincian:

Yang memberikan garis besar memiliki fokus yang umum dan melihat gambaran besarnya. Mereka berpikir menurut arah serta keinginan menjadikan segalanya terlaksana.

Yang memberikan rincian memperhatikan hal-hal yang sekecil-kecilnya. Keprihatinan mereka adalah bagaimana caranya menjadikan segalanya terlaksana.

4 Tukang belanja atau Penghemat :

Kalau tukang belanja memiliki uang lebih, mereka ingin membelanjakannya - untuk diri sendiri, untuk orang lain, untuk maksud-maksud yang layak, untuk apapun. Kalau penghemat memiliki uang lebih, mereka ingin menabungnya untuk jaga-jaga. Mereka tidak suka membelanjakannya kecuali sangat penting.

5 Perencana atau yang fleksibel :

Perencana suka struktur di mana segalanya terorganisasikan dan terkemas dengan rapih. Mereka suka jadwal dan batas waktu.

Yang fleksibel menyesuaikan diri dengan jalannya kehidupan dan menangani segalanya seadanya. Mereka cenderung spontan dan santai. Ketidak-rapihan tidak mengganggu mereka karena mereka percaya segalanya akan beres.

6 Yang tergesa-gesa atau yang santai :

Yang tergesa-gesa selalu sibuk. Kecepatan serta efisiensi adalah kata kunci mereka - selesaikanlah sebanyak mungkin secepat mungkin.

Yang santai meluangkan waktunya dan menetapkan kecepatan kerjanya sendiri. Mungkin mereka tidak menyelesaikan cukup banyak, namun mereka menikmati apa yang mereka kerjakan.

7 Pemikir atau perasa :

Pemikir memfokuskan pada fakta-fakta dan prinsip-prinsip. Mereka dasarkan keputusan-keputusan atas data yang objektif dan cenderung berorientasi pada tugas.

Perasa memfokuskan pada orang serta perasaan. Mereka dasarkan keputusan pada data yang subjektif dan cenderung berorientasi pada hubungan.

8 Pemimpi atau Pekerja :

Pemimpi adalah orang-orang kreatif yang suka banyak idenya. Mereka optimis dan berorientasi pada masa depan.

Pekerja bersifat praktis. Mereka suka mengambil ide orang lain dan melaksanakannya. Mereka cenderung bersikap realistik dan memfokuskan pada yang sekarang.

9 Pengumpul atau Pembuang :

Pengumpul suka mengumpulkan barang-barang. Mereka tidak suka membuang apapun karena mereka takut kalau-kalau membutuhkannya kapan-kapan.

Pembuang suka membuang barang-barang. Mereka tidak suka berantakan dan mereka bersikeras bahwa kalau sudah lama sesuatu itu tidak digunakan, mungkin takkan pernah digunakan.

10 Tukang akrobat atau Pemain tunggal :

Tukang akrobat bersifat multi saluran dan dapat menangani banyak hal sekaligus. Pemain tunggal bersifat saluran tunggal dan hanya bisa menangani satu atau dua hal sekaligus. Kalau mereka mencoba mengerjakan lebih banyak, mereka menjadi stress dan kewalahan.

Kita semua berbeda dan unik. Itu menciptakan keseimbangan, keragaman, serta tantangan dalam hubungan-hubungan. Syukurilah perbedaan-perbedaan Anda; bicarakanlah juga perbedaan-perbedaan Anda itu.

cetivasi