Archive for December, 2006

Pujangga………

Sunday, December 24th, 2006

Puja……

Kau ada, dalam detak nadi, sedekat urat yang menyelubungi nyawa

Setiamu ada, menaungi setiap gelisah, membawa biru yang damai

Ditengah hijaunya penantian, ditengah sunyinya kesendirian

Puja…..

Aku tak tahu, sedalam apa rasa itu

Aku tak ingin larut bertanya, mengapa kau mencintai sophia

Dalam igaumu, namaku terucap…..

Dan aku masih tertegun disini, menunggumu…..

Puja…

Namamu, dan namamu…..

Yang kuuntai dalam barisan doa

Ingin kulihat senyummu, tawamu menggema disudut kalbuku

Mengusir sepi dan sakit di hati ini

Puja…..

Akankah kau datang padaku ?

Membawa anugerah kehangatan Ilahi yang dititipkan padamu ?

Andai kerinduan ini layu

Aku ingin…….3917_1

Raga gersang ini berada dalam dekapanmu

� Jogja, 24 12 06

00.35 PM

Aviecienna………

Saturday, December 16th, 2006

1201 Menyangkut nama Yahooku*

Dulu, pernah ada yang penasaran sama nama Yahooku, he he he…sampai-sampai  dia googling nama yang kupakai itu. soalnya dia ngerasa kayaknya nggak asing dengan nama yang aku pakai itu. Hmm……..kok perhatian banget yak, bahkan sampe nama Yahoo aja dia cari sampe dapat gimana sejarahnya. Hmm…sayang itu masa lalu. Tapi masa lalu yang indah dan bikin semangat, he he he…….

oh ya ini dia hasil googlingannya dia, bermanfaat juga ternyata ya……..makasih ya Bro~

Seorang raja bernama Nuh Ibn Mansur, seorang raja di Bukhara menderita suatu penyakit. Dia memanggil tabib-tabib terkenal di negerinya, namun penyakit tak kunjung sembuh, sampai bertemu dengan seorang pemuda yang baru berusia 17 tahun.

Pemuda tersebut mampu mengobati sang raja. Tentu saja Raja sangat senang dan berkeinginan memberikan hadiah bagi anak muda ini. Anda tahu apa yang minta oleh anak muda tersebut?

Menikah sama putrinya yang cantik?

Bukan.

Meminta harta yang banyak?

Bukan.

Meminta kedudukan yang tinggi?

Bukan.

Ternyata pemuda tersebut meminta ijin untuk bisa membaca semua buku yang ada di Perpustakaan Kerajaan. Ini bukan kisah dongong fiksi, ini adalah kisah nyata. Pemuda tersebut adalah Ibnu Sina, bapak kedokteran dunia.

Bukunya sangat terkenal, Al Qanun fi Al Tib (The canon of Medicine), tidak ada satu rujukan pun dalam ilmu kedoteran yang tidak mengambil rujukan dari Ibnu Sina. Di masa mudanya, ia telah memperlihatkan bakat yang luar biasa dalam kedokteran, dan ketika itu ia cukup kondang di kampungnya sebagai tabib muda.

Kejeniusannya luar biasa. Pemikirannya, terutama dibidang filsafat dan kedokteran, mengilhami karya-karya pemikir Barat, dan membanjiri leteratur modern. Dikalangan barat dia dikenal dengan nama Avicienna.

Kopi Pahit….

Monday, December 11th, 2006

Kopi Pahit

kopi pahit.. hidup bagaikan secangkir kopi.. kaloI  lagi jatuh cinta seperti cappucino.. manis, menyegarkan membuat mata terbuka lebar dan perasaan tenang.. buihnya bagaikan rangkaian kata cinta yang terangkai mesra dari si dia, sementara manisnya seperti senyuman sang pujangga yang tengah berandai meramu cerita, garnish nya seperti bola mata kekasih yang menatap penuh cinta dan asa..

kalo lagi pedekate seperti latte.. unpredictable.. karena rasa cinta diramu sang pencipta.. terkadang terlalu pahit seperti ketika kita harus menebak apa yang tengah dipikirkannya dan bertanya2 dalam hati apakah sudah ada yang punya ato kemanakah dia menghabiskan malam minggunya.. terkadang terlalu manis seperti ketika akhirnya mata kita bisa bertatapan dengan matanya ato ketika secara tidak sengaja berada dalam satu lift ato satu ruangan dengan dia dan ternyata berhasil curi2 pandang.. hmmh.. but overall all mixture of latte are coming with 1 result.. unpredictable.. seperti latte.. pedekate suka bikin bete dan gak jarang bikin desperate, tapi.. begitu nggak akan ada kata kapok untuk latte maupun pedekate..:)

Macchiato.. hmmh..minuman yang cocok untuk orang-orang yang gak mau ambil resiko.. gak akan pahit karena pasti di mix dengan coklat dan not too sweet too.. steady relationship.. awal2 pacaran masih asyik2nya.. seperti macchiato ini.. manisnya masih berasa, pahitnya belum keliatan sampe kita akhirnya menyentuh dasar gelas dimana terkadang sang kopi masih suka nangkring disana jika barista ngemixnya tidak terlalu ngeblend..

Kalo pacaran dah lama seperti minum kopi tubruk.. blend dari pahit dan manis memang menimbulkan sensasi sendiri, sisa-sisa biji kopi yang berkumpul di pinggir gelas seperti kerikil2 kenangan penuh perjuangan untuk at least menyetarakan dua perbedaan yang berusaha untuk bersama.. rasa manisnya seperti ciuman pertama yang segar dan rasa pahitnya seperti pertengakaran yang muncul karena selisih paham..

Tapi anak sekarang dah jarang minum kopi tubruk.. gak gaul katanya karena dah banyak kopi instant yang di buat ekstra praktis untuk sekali minum.. makanya gak heran sekarang banyak TTM. instant, praktis, gampang dan gak usah pake perasaan.. gak butuh tinggal buang bungkusnya..

Kopi pahit.. patah hati.. saat kita ternyata tersadar bahwa rasa kopi memang pahit.. pahit sephit kecewa yang melanda, keras sekeras usaha menahan tangis yang terbenam dalam bantal di malam-malam pertama tanpa pasangan.. tapi coba ketika kopi pahit itu telah melwati kerongkongan.. rasakan sensasinya, nikmatnya dan efeknya.. seperti reincarnation.. u’ll feel re born.. rasakan ketika kopi mengalir dalam pembuluh darah dan mulai mengeluarkan efek kafeinnya di dalam urat dan nadi kta.. it means that new days has come.. saatnya hunting dan mencari kembali pasangan jiwa yang hilang dan terbenam entah dimana.. saatnya mencari tulang rusuk yang tercuri dan hidup kembali menikmati dunia.. tandaskan kopi pahit anda dan segeralah pesan latte!
–untuk seseorang yang selalu jadi latte ku..

hidup adalah perjuangan untuk merubah latte itu menjadi macchiato dan terus bertahan meneguk kopi pahit dan menikmati cappuccino tanpa perlu takut patah hati dan jatuh ..

Jika Aku Jatuh Cinta…….

Saturday, December 9th, 2006